Zhang Yiming (37) adalah bos sosial media TikTok yang saat ini semakin banyak digunakan oleh segala kalangan untuk berbagi video singkat. TikTok merupakan anak dari perusahaan ByteDance milik Zhang Yiming.

Meskipun tahun 2018 sempat masuk daftar orang terkaya Forbes, di tahun ini kekayaannya melonjak 2 kali lipat sebelumnya dan dapat disejajarkan dengan bos Alibaba dan jajaran orang terkaya di China.

Selain menjadi miliarder, Zhang Yiming juga pernah masuk dalam jajaran 100 orang paling berpengaruh versi majalah Time. Pada daftar Time ini Zhang Yiming tidak masuk dalam jajaran pengusaha melainkan jajaran pemimpin. Saat itu, ByteDance memiliki nilai valuasi sebesar USD75 miliar.

Penilaian orang berpengaruh ini diukur dalam bentuk kuantitatif, namun secara kualitatif Zhang Yiming juga tidak kalah mengesankan. ByteDance disebut bisa mengalahkan Google dalam hal personalisasi berita, mengalahkan Facebook dalam sodial media berbasis video dan mengalahkan Tencent dalam pasar global.

Karena Zhang Yiming masuk dalam kategori pemimpin berpengaruh dalam Time 100, maka dia juga disejajarkan dengan Jacinda Arcen (PM Selandia Baru), Paus Fransiskus bahkan Donald Trump (Presiden Amerika Serikat).

“Zhang adalah orang lembut dalam berbicara namun kharismatik, logis tapi memiliki passion, muda ttetapi bijak. Dia selalu menantang timnya untuk terus berkembang dan tidak mudah puas,” tutur Kai-Fu Lee seorang pebisnis tersoho asal Taiwan.

TikTok mulai diluncurkan pada tahun 2016, tingkat penggunanya kian merambah dunia dan sudah menjalar ke Indonesia. Menurut data, pengguna harian TikTok mencapai 500 juta pengguna dan mengalahkan aplikasi sosial media sejenis seperti LinkedIn, Twitter dan Pinterest.