Puisi Ayah, Ayah adalah sosok laki – laki sempurna yang rela berkorban, yang selalu melindungi, mengingatkan dan menguatkan.

Tidak akan bisa kita membalas budi pengorbanan Ayah dan kedua orang tua kita, Ayah yang rela berangkat pagi pulang malam demi memenuhi kebutuhan anak dan istrinya dan selalu sabar menghadapi segala cobaan yang datang.

Kita bisa menunjukan dan mengungkapkan rasa cinta kepada Ayah dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan memberikan puisi Ayah.

Berikut ini adalah kumpulan puisi Ayah di kala rindu melanda dan ungkapan rasa terima kasih kita kepada Ayah.
Kumpulan Puisi Ayah untuk Berterima Kasih dan Mengungkap Rindu

Yang Berjiwa Tegar
Bagiku
Engkau penawar sesal di arena luas
Memberi dengan cinta
Hidup untuk kami
Berjuang untuk keluarga
Selalu terpatri dalam hati
Perjuanganmu yang penuh arti
Bangga diri ini dititipkan padamu ayah
Senyummu di hadapan kami
Merubah segala payah
Terimakasih ayah
Akan ku jaga kebanggaanmu padaku
Hingga tiba saat anakmu tumbuh dewasa
Engkau berbesar hati melepasnya
Menjadi bagian dari diri yang lain

Oleh Kurnia Habibah

Penuntun Jiwaku
Ayah
kau adalah yang terbaik
yang selalu bicara apa adanya
salah ya salah
keterbukaanmu lebih dari sekedar ayah
aku yang terlahir dari tulang rusukmu
menjelma dewasa kini

belajar dari sikap mu
ketegasanmu
dan luka-luka nan berbekas jadi
disiplin ku pada waktu
kau yang beri tahu aku
betapa waktu itu penting
bakwa hukuman untuk orang yang salah itu juga penting
jauh darimu aku belajar mandiri ayah
dengan slalu mengingat semua nasehat yang kau bagi
bersama kenakalan yang lahir dari hati
maafkan anakmu ayah

kini aku tau rasanya jadi lelaki dewasa
yang harus bekerja demi masadepan
untuk menyongsong hari esok
agar aku tak terluntah-luntah
menyambut masa didepan ku

Pangeran Terlupa
Tak berkuda putih
Tak memaki mahkota
Berpeluh keringat

Diseka oleh tangan lusuh
Berhari tak kenal waktu
Menutup kalut yang berlabuh

Walau terus menusuk kalbu
Menangis aku dibuatnya
Membanting tulang
demi kekokohan

Melupa akan teriknya surya
Berjuang tak pantang lelah
Dia itu pangeran

Pangeran terlupa
Tak disadari tempatnya
Dia memang tak berkuda
Tapi jiwanya sungguh perkasa

Beribu Cinta untukmu ayah
Yang tegak walau berbadai
Menoreh senyum walau terluka

Jangan menyela pangeran terlupa
Jika tak ingin jadi durhaka
Pahlawan Kesuksesanku
Fajar telah menyapa pagi ku
Kau jadikan hari mu,hari untuk pengorbanan.
Pengorbanan mencari rezki,pengorbanan untuk mencari awal yg baru.
Kau ajarkan aku arti perjuangan,kau ajarkan aku arti kesuksesan.
Ayah mungkin tanpa mu aku tidak bisa seperti ini..
Mungkin tanpa mu aku tidak bisa berdiri ditengah tengah impian ku..
Impian untuk meraih keberhasilan
Impian untuk mencapai kemenangan…

Oleh Ardiyani Muninggar

Bocah Nakal
Ku tatap wajahmu di keremangan malam
Wajah tuamu yang mulai kusam

Kulihat dengan jelas kerut keningmu
Yang dulu tak pernah tampak

Tangan mu yang kuat
Kian lemah seiring usia
Langkah mu yang dulu tegap
Kini rapuh dan membungkuk

Maafkan aku Ayah
Di saat semua orang berfikir aku telah dewasa
Aku masih jadi bocah nakal pembuat ulah

Aku masih menyuguhkanmu cerita duka
Yang kelak akan jadi gurauan manja
Kala aku jadi anakmu yang berguna

Oleh Angel Heart

Puisi – puisi diatas bisa kalian berikan kepada Ayah sebagai ungkapan terima kasih dan rasa sayang kita terhadap beliau. Masih banyak kumpulan puisi ayah yang bisa Anda temukan di google.